Thursday, July 17, 2008

Sisi gelap gw..

Ini adalah pertanyaan yang gak bisa tanyakan langsung kepada teman - teman gw... Pernah gak kalian melihat pertengkaran orang tua kalian? Mungkin sebagian menjawab iya.. Mungkin orang tua kalian akhirnya bercerai dan kalian harus hidup terpisah... Mungkin juga kalian tidak punya ayah dan ibu sehingga tidak tahu bagaimana menyakitkan melihat orang yang begitu kita cintai bertengkar...
Gw datang dari keluarga broken home.. Gw dan adik cowok gw saya harus melihat pertengkaran orang tua kami sejak 20 tahun yang lalu.. Kami hidup dengan umpatan, sumpah serapah dan caci maki... Atas dengan izin Tuhan kalau kami sekarang masih menjadi anak baik - baik.. Semua orang salut dengan orang tua kami karena di lingkungan masyarakat gw dan adik gw telah dianggap berhasil.. Lulus kuliah dengan nilai yang baik dan memiliki pekerjaan tetap..

Banyak yang gak tau kalo gw dan adik gw struggle so hard to make it happen... Banyak yang gak tau kalo kami bermuka dua.. Memiliki alter ego.. Kami bisa tertawa lepas diluar dengan orang lain namun menjadi bisu ketika kembali kerumah… Tidak ada percakapan setelah makan malam.. tidak ada curhat-curhatan.. Kami menganggap hal itu biasa…

Selama 6 tahun terakhir semuanya berjalan diam seperti biasa teramat biasa.. Gw mencoba melupakan luka yang pernah ada di keluarga gw.. Walau gw sadar kalo tindakan gw mendiamkan masalah ini bagaikan bom waktu yang bisa meledak setiap saat... Enam tahun dan sekarang bom itu bersiap untuk meledak… Bahkan di usia gw yang sekarang, masih terasa sangat menyakitkan melihat pertengkaran orang tua dan amat sangat menyakitkan melihat kenyataan bahwa mereka mau bercerai…
Gw menyalahkan diri karena mustinya gw bisa perbaiki keadaan ini 6 tahun yang lalu..
Gw menyalah diri sebagai anak tertua untuk lebih peka akan hal ini..
Tapi sekarang semuanya sudah terlambat…
Gw menyalahkan ke egoisan orang tua yang tidak memikirkan gw, adik-adik gw, anak-anak mereka sendiri..
Badai hebat telah berlalu.. rumah gw menjadi sunyi dan diam seperti biasa.. Tidak ada tawa.. Tidak ada keceriaan.. Gw pengen ngerubah situasi ini tapi gw gak bisa… Gw gak tau musti mulai dari mana..
Gw udah terlalu imun…
Gw cuma bisa mengadu kepadaNya.. berharap ini semua segera berubah atau berakhir.. Gw berusaha sholat gak bolong-bolong lagi...

Gw belajar untuk ikhlas.. belajar untuk menerima kenyataan..


*Postingan ini gak pernah selesai karena terlalu sakit bagi gw untuk mengingat semuanya…
Adek mungkin baca blog ini.. Don't worry bro..everthing will be fine... We've been through this before.. We will be just fine.. Percaya sama incim.. Percaya sama yang di Atas..

Facing the crossroads...

Here I am sitting at my office desk. It 6 pm. But, I can’t go home. 3 of our charter boats depart tonight to the islands. The Southern Cross, The Mikumba and The D’bora. Each of the boat brings 10 surfers at least. So, I have at least 5 foreigners sitting on a couch in front of me. Not including others that sitting at the backyard drinking beers while waiting for their friends...It’s so crowded here.....It’s been rainy for the last 1 week here in Padang. I love rain… The grey clouds make everyone mellow and chill…

I love my work… Everyone that comes to our office (they find us through lonely planet) says how lucky we are to work on a cozy place like this at Batang Arau hotel. Music is never stopping playing here... Its play Exodus from Bob Marley now. I love my work because I can meet hundreds of new people from all over the world. American, Australian, Brazilians, French and even Japanese… I work together with them during the surf season. I like to greet all the guests. I like to manage things and make sure all the boats ready to go. We are the one behind the screen so their trip happen.. We are the one that does their paperwork..their visas, their documents, everything..

I just love my work... I love my boss and their free mind. I love how she allows us to explore our mind, able to speak free and explore our creativity... I love them fro teaching me everything... I bet I will never find people like them anymore...

I love them because they “make” my comfort zone...

Now, I am walking towards to the crossroads. The closer it is the more I feel lost... I’m afraid I have to leave my comfort zone... I keep thinking if I’m doing the right things..

The crossroads that I will take would be the biggest point of my life… It could be worst too… It maybe took years for me to make the new road another comfort zone… But everything is so blur…

I cannot even ask my fiancée because he’s out there sailing from Java to Sumatra. No phone signals for 6 days now. I forget to ask him the satellite or the radio frequency on the boat. I regret it now…

I don’t know what I should do...






*Pic taken from here here